Jumat, 04 Oktober 2013

Betting mania

Mengenal Kei dan Over Under


Kei - terbagi dalam dua jenis yakni tim yang harus membayar Kei (ditandai dengan lambang – dan angka berwarna merah) dan tim yang akan mendapatkan Kei (tidak ada lambang – dan angka berwarna hitam). Sebagai contoh bila kita melihat gambar diatas, Manchester United diberikan voor oleh Real Madrid sebesar 0.50, bila anda memasang Manchester United maka anda diharuskan membayar Kei sebesar 1.47 x jumlah pasangan anda. Misalnya anda memasang Manchester United sebesar Rp 1.000.000 maka saldo anda akan ditarik sebesar Rp 1.000.000 x 1.47 = 1.470.000 apabila ternyata anda memenangkan pertandingan, maka saldo anda akan bertambah sebesar Rp 1.470.000 (saldo yang ditarik) + Rp 1.000.000 = Rp 2.470.000 (menang Rp 1.000.000). Namun bila ternyata kalah, anda akan kalah sebesar Rp 1.470.000
Kembali melihat gambar diatas, bila anda memasang Real Madrid yang memberikan voor 0.50 kepada Manchester United, maka anda akan mendapatkan Kei sebesar 1.36, bila anda memasang Real Madrid sebesar Rp 1.000.000 maka saldo anda akan ditarik sebesar Rp 1.000.000, apabila ternyata anda memenangkan pertandingan, maka saldo anda akan bertambah sebesar Rp 1.000.000 (saldo yang ditarik) + Rp 1.000.000 x 1.36 (Rp 1.360.000 kei yang anda dapat) = Rp 2.360.000 (menang Rp 1.360.000). Namun bila anda kalah, anda akan tetap kalah sebesar Rp 1.000.000
Apabila anda memasang pada tim yang diharuskan membayar Kei, pastikan saldo anda cukup. Karena tim yang membayar Kei harus membayar Kei didepan (ketika melakukan pasangan), sementara tim yang mendapatkan Kei akan dihitung ketika timnya meraih kemenangan.
Over/Under - adalah jenis permainan yang menghitung jumlah gol yang terjadi dalam suatu pertandingan. Bila melihat gambar diatas, sebagai contoh kita mengambil Over/Under sebesar 3.0, Over berarti harus terjadi lebih dari 3 gol dalam pertandingan Real Madrid dan Manchester United. Under berarti gol yang terjadi harus lebih sedikit dari 3. Sebagai contoh, bila hasil akhirnya adalah 3-1, maka bila anda bermain Over 3.0 maka anda akan menang, karena gol yang terjadi adalah 4.  Apabila hanya terjadi 3 gol (2-1, 3-0) maka Over/Under dinyatakan seri.
Over/Under adalah jumlah gol yang diciptakan oleh kedua tim dan akan dihitung selama 90 menit pertandingan (2×45 menit).

1. Odds – Odds bisa didefinisikan sebagai ratio perbandingan kemungkinan tim tersebut akan memenangkan pertandingan. Bila Odds semakin kecil, maka kemungkinan tim tersebut untuk memenangkan pertandingan yaitu semakin besar. Contoh, Manchester United vs Everton, Odd untuk Manchester United adalah 1.91, sementara imbang adalah 2.50 dan Everton adalah 2.89. Disini bisa kita lihat bahwa Manchester United memiliki odd yang sangat kecil yakni 1.91 yang artinya ketika seseorang memasang Manchester United sebesar Rp 1.000.000 maka bila Manchester United berhasil keluar sebagai pemenang, saldonya akan bertambah sebesar Rp 1.000.000 x 1.91 = Rp 1.910.000 (sudah termasuk modal/ menang 910.000). Odds sama sekali tidak menghitung voor-vooran alias leg-legan.
2. Voor - Voor atau dikenal sebagai Asian Handicap yakni jenis taruhan bola yang dipopulerkan dari Asia. Judi Bola jenis ini sangat digemari para penjudi khususnya dari Asia Tenggara. Dalam voor akan terdapat 2 tim yakni, tim atas (tim yang memberikan voor) dan tim bawah (tim yang menerima voor). Besarnya voor akan berbeda-beda dalam setiap pertandingannya, adapun jenis-jenis voor akan kita bahas dibawah.
Contoh : Barcelona 0 : 2 Valladolid – dalam pertandingan ini, Barcelona menjadi tim atas dan memberikan voor 2 bola kepada Valladolid. Bila anda bermain secara full time dari menit pertama, maka bisa diasumsikan bahwa laga dimulai dengan skor 0-2. Jenis-jenis voor yakni :
Voor 1/4 bola (0-05) : Voor 1/4 bola adalah voor yang sering terjadi apabila kedua belah tim memiliki kekuatan yang cukup berimbang. Tim atas akan menang bila timnya meraih kemenangan dengan skor berapapun. Namun bila pertandingan berakhir dengan imbang, Tim atas akan kalah 50% dari jumlah taruhan, sebaliknya Tim bawah akan menang 50% dari jumlah taruhan. Bila pertandingan berakhir kekalahan, maka Tim atas akan kalah full.
Voor 1/5 bola (0.5) : Tim atas akan menang full apabila meraih kemenangan dengan skor berapapun, bila meraih hasil imbang atau kalah, tim atas akan kalah full.
Voor 3/4 bola (0-5.1 : Voor 3/4 bola, Tim atas akan menang 50% dari jumlah taruhan apabila tim atas hanya mampu meraih kemenangan dengan selisih 1 gol (1-0, 2-1, 3-2 dll). Tim atas akan menang full apabila meraih kemenangan lebih dari 1 bola (2-0, 3-1, 4-2 dll). Tim atas akan kalah bila hasil pertandingan imbang atau kalah.
Voor 1 bola (1) : Voor 1 bola, Tim atas akan menang full apabila tim meraih kemenangan diatas 1 bola (2-0, 3-0, 3-1). Tim atas akan meraih hasil imbang apabila tim atas hanya mampu meraih kemenangan dengan selisih 1 bola (1-0, 2-1 dll). Sementara bila pertandingan berakhir imbang dan kalah, maka tim atas akan kalah.
Perlu diingat, voor-vooran hanya dihitung hingga 90 menit pertandingan, bila pertandingan dilanjutkan sampai babak perpanjangan waktu/penalti, voor-vooran akan dihitung berdasarkan hasil 90 menit. Contoh tim atas memberikan voor 1/2 bola, namun hingga 90 menit, skor yang terjadi adalah 0-0. Maka tim atas akan kalah, dan tim bawah akan menang.